Sabtu, 22 Februari 2014

cerita kelompok satu



Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuh
Saya akan menceritakan bagaimana perjalanan saya dan teman-teman untuk  mengerjakan tugas TIK yang dibimbing oleh Ustadz irman
                Dimulai dari kami membeli kaset kosong dari warnet  pada tanggal 10/February/2014 seharga Rp 10.000.00 untuk di burning dan dimasukkan aplikasi Windows XP di salah satu warnet di Nyalindung lalu rencananya akan  kami install ke computer yang rusak.Disini kami mengalami kesulitan untuk menemukan korban/computer yang rusak yang akan kami jadikan percobaan penginstallan.sayangnya sampai sekarang kami belum menemukan korban/computer rusak yang akan kami jadikan percobaan penginstallan computer.
                Sebelummya kami semua pernah  mendapat kabar gembira dari salahsatu guru kami di MA Bina Cendekia bahwa ada satu computer yang rusak di Lab Komputer MA Bina Cendekia,Nah dari situ kami merasa bahagia dan sempat berleha-leha dengan tugas yang diberikan oleh Guru TIK. Hari  selanjutnya tidak disangka-sangka guru yang pernah memberikan kabar gembira pada hari senin yang lalu yaitu pada tanggal 03/February/2014. Akhirnya kembali memberikan kabar yang tidak samasekali kami duga dan tidak sedikitpun kami inginkan.katanya computer yang rusak itu sekarang sudah tidak rusak lagi.Alhasil sudah tidak ada kesempatan lagi bagi kami untuk menginstall computer di Lab Komupter MA Bina Cendekia.
                Dari situ kami sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain harus sungguh-sungguh mengerjakkan tugas TIK yang jadwalnya harus di kumpulkan pada hari senin tanggal 17/February/2014 karena waktu yang telah ditentukan sudah hampir habis,sekarang hari terakhir untuk kami mengerjakkan tugas TIK yaitu hari minggu tanggal 16/February/2014,berbagai macam usaha sudah kami lakukan untuk mendapatkan korban/computer yang rusak itu,dengan cara menghubungi orang-orang terdekat kami  yang mempunyai computer/laptop dirumahnya,tetapi keberuntungan tidak sedang berada di tangan kami,tidak satu orangpun orang terdekat kami yang mempunyai computer dalam keadaan yang rusak. yang akhirnya sampai saat ini kami belum bisa mempraktekan tugas TIK di computer yang rusak itu untuk kembali menginstallnya dengan memasukan CD yang sudah diisi aplikasi Windows XP.
                Tanggal 17/February/2014.Akhirnya kami dapat menyelesaikan tugas TIK meskipun terlambat tapi kami tetap ingin mengerjakan tugas itu,setelah pulang sekolah kami langsung bergegas pergi ke warnet untung praktik menginstall computer, di sana kami di bimbing oleh guru kami bagaimana  cara menginstal computer yang baik dan benar.Kami menunggu proses penginstallan  sampai satu jam lebih,dan Alhamdulillah  akhirnya kami berhasil mengerjakannya.

Wassalam..

Kelompok  I
Ketua :
§  Dian Ekawati
Anggota :
§  Ai Sholihat
§  Ani Nuraeni
§  Fikti Agiani
§  Halida Jihan Fachira
§  Putri Rosani
Untuk memenuhi tugas TIK
§  Cara instalasi menggunakan windows XP
Tugas oleh :
§  http://www.izainala.com/

Selasa, 21 Januari 2014

OPERASI SISTEM KOMPUTER



OPERASI SISTEM KOMPUTER
A.   Operasi Dasar Pada Operating Sistem (OS) Komputer
1.     Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi yaitu program yang di buat untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari sistem komputer.
        Sistem operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian, yaitu :
a.     Mekanisme boot, yaitu meletakan karnel ke dalam memori.
b.     Karnel, yaitu inti dari sebuah sistem operasi.
c.      Command interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna.
d.     Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain.
e.     Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

2.     Fungsi Dari Sistem Operasi
a.     Menyimpan program dan aksesnya.
b.     Membagi tugas di dlm CPU.
c.      Mengalokasikan tugas-tugas penting.
d.     Merekam sumber-sumber data.
e.     Mengatur memori sistem termasuk penyimpanan, menghapus, dan mendapatkan data.
f.       Memeriksa kesalahan sistem.
g.     Multitugas pada OS/2, Windows ’95, Windows ’98, Windows NT’’/2000/XP.
h.     Memelihara keamanan sistem, khusus pada jaringan yang membutuhkan kata sandi (password) dan pengguna ID.
      Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat keras, program aplikasi, sistem operasi, dan pengguna.
      Berikut merupakan fungsi sistem operasi secara rinci.
a.     Resource Manager
      Fungsi ini berguna untuk mengalokasikan sumber daya, seperti : memori, CPU, printer, disk drive, dan perangkat lainnya.
Fungsi pengaturan sumber daya adalah sebagai berikut.
1)    Managemen proses
      Proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya.
2)    Managemen memori utama
      Memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan.
3)    Manajemen penyimpanan sekunder
      Penyimpanan sekunder terjadi karena memori utama bersifat sementara dan kapasitasnya terlalu kecil.
      Sistem operasi bertanggung jawab dalam aktifitas yang berhubungan dengan manajemen penyimpanan sekunder, yaitu Manajemen ruang kosong, Alokasi penyimpanan, penjadwalan disk.
4)    Manajemen input output/device manager
      Menyediakan device driver umum, sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, dan menutup)
      Sistem I/O terdiri atas sebagai berikut.
a)     Sistem buffer yang menampung sementara data dari atau kepiranti I/O.
b)    Spooling yang melakukan penjadwalan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien.
c)      Antar muka devices driver yang umum sehingga  operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, dan menutup).
d)    Drivers untuk spesifik perangkat keras yang menyediakan driver operasi rinci/detail untuk perangkat keras tertentu.
5)    Manajemen berkas
      Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan, sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut.
6)    Jaringan
      Sistem terdistribusi adalah kumpulan prosesor yang tidak berbagi memori atau clock.  Setiap prosesor memiliki memiliki memori masing-masing. Prosesor-prosesor terhubung dalam jaringan komunikasi.
7)    Sistem proteksi
      Proteksi berkenaan dengan mekanisme untuk mengontrol akses yang di lakukan oleh program, prosesor, pengguna sistem, maupun pengguna sumber daya.
8)    Command/interpreter system
                  Program yang membaca intruksi dan mengartikan control statements (keinginan pengguna) umumnya disebut control/card interpreter, command/line interpreter, atau UNIX shell.
b.     interface
         Berfungsi sebagai perantara antara pengguna dengan hardware untuk menyediakan lingkungan yang bersahabat (user friendly)
c.      Coordinator
         Berfungsi untuk menyediakan fasilitas, sehingga aktifitas yang kompleks dapat di atur untuk di kerjakan dalam urutan yang telah di susun sebelumnya.
d.     Guardian
         Berfungsi untuk menyediakan control akses yang melindungi file dan memberi pengawasan pada pembaca/penulis/eksekusi data dan program.
e.     GateKeeper
         Berfungsi untuk mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (log) ke dalam system dan mengawasi tindakan apa saja yang dapat mereka kerjakan ketika telah log dalam system.
f.       Optimizer
         Berfungsi untuk menjadwal pemasukan (input) oleh pengguna, pengaksesan basis data, proses komputasi dan pengeluaran (output) untuk meningkatkan kegunaan.
g.     Accountant
         Berfungsi mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
h.     Server
         Berfungsi untuk menyediakan layanan yang sering dibutuhkan pengguna, baik secara eksplisit maupun implisit, seperti mekanisme akses file.

3.     Sasaran Sistem Operasi
            Sistem operasi memiliki tiga sasaran utama, yaitu kenyamanan, efisien, serta mampu berevolusi.

4.     Macam-Macam Sistem Operasi
            Sistem operasi berdasarkan basisnya terdapat dua jenis, yaitu sebagai berikut.
a.     Sistem operasi berbasis grafis /GUI (graphical user interface)
      Sistem operasi berbasis GUI artinya user dapat berinteraksi dengan sistem operasi melaluli gambar-gambar/symbol-simbol.
Contoh sistem operasi berbasis GUI.
1)    Windows
            Windows merupakan sebuah sistem operasi namun masih bekerja dibawah kendali DOS. Kelebihan windows dibandingkan dengan DOS adalah kemampuannya untuk melakukan beberapa program secara serempak dalam bentuk jendela yang dapat di pindah dari satu program ke program lainnya (Multitasking).
            Jenis-jenis sistem operasi Windows antara lain sebagai berikut.
a)     Microsoft Windows 98
     Windows 98 adalah pengembangan produk-instal Microsoft hasil evolusi dari sistem operasi Windows untuk komputer pribadi. Windows 98 awalnya memiliki kode nama “Memphis” selama perkembangannya dan kemudian disebut “Windows 97”.
b)    Windows XP
c)     Windows Vista
     Windows vista merupakan sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC).
d)    Windows 7
     Windows 7 sebelumnya dikenal dengan sebuan blackcom dan Vienna. Windows ini memiliki kennel NT versi 6.2 SP2 dari Windows server 2008.
2)    Macintosh
            Macintosh pertama kali di keluarkan pada bulan Januari 1984. Macintosh operating system (MAC OS) merupakan sistem operasi komputer yabg di buat oleh Apple. Macintosh OS merupakan  OS pertama yang menggunakan GUI (graphical user interface).
3)    Linux
            Linux adalah sistem operasi untuk PC yang bekerja secara multitasking.
b.     Sistem operasi berbasis teks disebut CUI (character user interface)
Sistem operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem yang menggunakan perintah-perintah yang berupa teks. Contoh dari CUI yaitu sebagai berikut.
1)    DOS (disk operating system)
            DOS adalah sistem operasi yang menggunakan karakter-karakter teks (Character user interface).
2)    Unix
            Unix merupakan sistem operasi berbasis jaringan yang di keluarkan tahun 1960 dan merupakan sistem operasi tertua. Bagian dari Unix, yaitu Unix, OpenBSD, dan FreeBSD. Unix pada dasarnya merupakan sistem operasi yang bersifat fortable (tidak tergantung pada perangkat dasar tertentu).

5.     Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Sistem Operasi
a.     Dukungan terhadap aplikasi.
b.     Kemampuan penyesuaian terhadap hardware atau peripheral baru.
c.      Mudah dalam instalasi.
d.     Memiliki keamanan tinggi.
e.     Menyediakan antarmuka yang mudah.
f.       Dana yang dimiliki.

6.     Penanganan Sistem Operasi
a.     Multiprogramming, yaitu metode yang memungkinkan dua buah program atau lebih di jalankan secara serentak dalam sebuah komputer dan berbagai sumber daya dalam waktu yang berlainan.
b.     Multitasting, yaitu kemampuan yang memungkinkan seorang pemakai menjalankan sebuah program dalam waktu yang sama.
c.      Penyimpanan virtual, yaitu suatu metode yang menangani sejumlah program dengan membagi program-program tersebut kebagian yang lebih kecil dan berukuran sama.
d.     Time sharing, metode ini memungkinkan sejumlah pemakai dapat berinteraksi dengan proses yang dibuatnya secara bergantian dalam jumlah waktu yang sama.
e.     Multiprocessing, kemampuan sistem operasi yang menjalankan dua atau lebih intruksi secara serentak dengan menggunakan sejumlah CPU dalam sebuah komputer.

7.     Proses Booting
        Booting adalah suatu proses yang terjadi saat seseorang menyalakan suatu komputer.
a.     Setelah diaktifkan semua register prosesor di setting kosong dan prosesor di setting reset.
b.     Address 0xFFFF di-load di segmen kode (code segment)
c.      Saat terjadi proses booting secara umum program bios terpanggil.
d.     BIOS akan melakukan proses yang di sebut POST.
e.     BIOS akan mencari sistem operasi, memuatnya di memori dan mengeksekusinya.
f.       Dengan merubah set up BIOS dapat menentukan agar BIOS mencari sistem operasi.
g.     Proses loading sistem operasi.

8.     Prosedur Mengaktifkan Sistem Komputer
a.     Pastikan semua perangkat komputer (CPU, monitor, printer, mouse) telah terhubung pada terminalnya masing-masing.
b.     Sambungkan kabel power monitor, CPU, dan printer ke stop kontak atau sumber tegangan listrik PLN.
c.      Aktifkan CPU, monitor, maupun printer dengan menekan tombol power pada ketiga perangkat tersebut.
d.     Tunggu beberapa saat  sampai pada layar monitor muncul tampilan desktop.
e.     Lakukan langkah selanjutnya sesuai dengan program yang diinginkan dengan cara meng-klik mouse pada menu yang ada pada tampilan desktop.
          Ada tiga hal mengenai pengoperasian pada tingkat dasar, yaitu penggunaan menu pull-down, menu cascading, menu pop-up.
a.     Menu Pull Down
    Menu pull down adalah menu yang muncul pada saat klik bagian tertentu akan muncul kebawah atau ke atas.
b.     Menu Cascading
    Menu cascading adalah menu sekunder atau lanjutan yang muncul pada saat memilih bagian utama .
c.      Menu Pop-up
    Menu pop-up adalah menu yang dapat muncul dan dapat di sembunyikan atau on-of, caranya dengan mengklik tombol kanan mouse.

9.     Perbedaan Antara OS dan BIOS
        BIOS adalah software kecil yang ditanam/disimpan dalam sebuah memori ROM dengan jenis EPROM atau EEPROM. Sumber informasi yang diperoleh pada BIOS dapat diperoleh berasal dari beberapa sumber, yaitu sebagai berikut.
a.     ROOM Motherboard
b.     ROM Card Adapter (seperti pada soundcard, video card)
c.      Di load kedalam RAM dari disk (devica driver)
        BIOS ROM Motherboard paling sering dikaitkan dengan hardware daripada software. Bisa dikatakan BIOS adalah software yang mampu mengendalikan hardware secara langsung.
        Sedangkan sistem operasi adalah sebuah perangkat lunak sistem yang dapat mengatur dan mengendalikan perangkat keras tentunya. Sistem operasi tidak dapat langsung bisa mengendalikan perangkat keras tanpa ada informasi yang diperoleh dari BIOS.
        BIOS memiliki tingkatan paling bawah sebelum hardware, dan OS memiliki tingkatan diatas BIOS. Dengan adanya BIOS, OS dapat mengontrol, menyimpan data, inputn dan output dari suatu perangkat ke perangkat lainnya..
        Berikut perbedaan antara OS dan BIOS secara rinci.
BIOS (basic input output system) berfungsi :
a.     Deteksi dan konfigurasi media penyimpanan standar (hardisk,dan lain-lain).
b.     Melakukan power on self test (POST) device.
c.      Mendeteksi dan menentukan letak sistem operasi (OS).
d.     Mengatur waktu.
e.     Mendeteksi dan mengatur port yang terpasang pada motherboard.
f.       Mendeteksi dan melakukan pengaturan frekuensi kerja pada prosesor.
g.     Proteksi untuk keamanan PC.
OS (sistem operasi) berfungsi :
a.     Sebuah program yang mengatur perangkat keras komputer.
b.     Menyediakan landasan untuk aplikasi yang berada di atasnya.
c.      Bertindak sebagai penghubung angtara para pengguna dengan perangkat keras.
d.     Sistem operasi bertugas untuk mengendalikan serta mengkoordinasikan penggunaan perangkat keras untuk berbagi program aplikasi untuk bermacam-macam pengguna.


OPERASI SISTEM KOMPUTER
A.   Operasi Dasar Pada Operating Sistem (OS) Komputer
1.     Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi yaitu program yang di buat untuk mengendalikan dan mengkoordinasikan seluruh kegiatan dari sistem komputer.
        Sistem operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian, yaitu :
a.     Mekanisme boot, yaitu meletakan karnel ke dalam memori.
b.     Karnel, yaitu inti dari sebuah sistem operasi.
c.      Command interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna.
d.     Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain.
e.     Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

2.     Fungsi Dari Sistem Operasi
a.     Menyimpan program dan aksesnya.
b.     Membagi tugas di dlm CPU.
c.      Mengalokasikan tugas-tugas penting.
d.     Merekam sumber-sumber data.
e.     Mengatur memori sistem termasuk penyimpanan, menghapus, dan mendapatkan data.
f.       Memeriksa kesalahan sistem.
g.     Multitugas pada OS/2, Windows ’95, Windows ’98, Windows NT’’/2000/XP.
h.     Memelihara keamanan sistem, khusus pada jaringan yang membutuhkan kata sandi (password) dan pengguna ID.
      Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat keras, program aplikasi, sistem operasi, dan pengguna.
      Berikut merupakan fungsi sistem operasi secara rinci.
a.     Resource Manager
      Fungsi ini berguna untuk mengalokasikan sumber daya, seperti : memori, CPU, printer, disk drive, dan perangkat lainnya.
Fungsi pengaturan sumber daya adalah sebagai berikut.
1)    Managemen proses
      Proses adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya.
2)    Managemen memori utama
      Memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan.
3)    Manajemen penyimpanan sekunder
      Penyimpanan sekunder terjadi karena memori utama bersifat sementara dan kapasitasnya terlalu kecil.
      Sistem operasi bertanggung jawab dalam aktifitas yang berhubungan dengan manajemen penyimpanan sekunder, yaitu Manajemen ruang kosong, Alokasi penyimpanan, penjadwalan disk.
4)    Manajemen input output/device manager
      Menyediakan device driver umum, sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, dan menutup)
      Sistem I/O terdiri atas sebagai berikut.
a)     Sistem buffer yang menampung sementara data dari atau kepiranti I/O.
b)    Spooling yang melakukan penjadwalan pemakaian I/O sistem supaya lebih efisien.
c)      Antar muka devices driver yang umum sehingga  operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, dan menutup).
d)    Drivers untuk spesifik perangkat keras yang menyediakan driver operasi rinci/detail untuk perangkat keras tertentu.
5)    Manajemen berkas
      Berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan, sesuai dengan tujuan pembuat berkas tersebut.
6)    Jaringan
      Sistem terdistribusi adalah kumpulan prosesor yang tidak berbagi memori atau clock.  Setiap prosesor memiliki memiliki memori masing-masing. Prosesor-prosesor terhubung dalam jaringan komunikasi.
7)    Sistem proteksi
      Proteksi berkenaan dengan mekanisme untuk mengontrol akses yang di lakukan oleh program, prosesor, pengguna sistem, maupun pengguna sumber daya.
8)    Command/interpreter system
                  Program yang membaca intruksi dan mengartikan control statements (keinginan pengguna) umumnya disebut control/card interpreter, command/line interpreter, atau UNIX shell.
b.     interface
         Berfungsi sebagai perantara antara pengguna dengan hardware untuk menyediakan lingkungan yang bersahabat (user friendly)
c.      Coordinator
         Berfungsi untuk menyediakan fasilitas, sehingga aktifitas yang kompleks dapat di atur untuk di kerjakan dalam urutan yang telah di susun sebelumnya.
d.     Guardian
         Berfungsi untuk menyediakan control akses yang melindungi file dan memberi pengawasan pada pembaca/penulis/eksekusi data dan program.
e.     GateKeeper
         Berfungsi untuk mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (log) ke dalam system dan mengawasi tindakan apa saja yang dapat mereka kerjakan ketika telah log dalam system.
f.       Optimizer
         Berfungsi untuk menjadwal pemasukan (input) oleh pengguna, pengaksesan basis data, proses komputasi dan pengeluaran (output) untuk meningkatkan kegunaan.
g.     Accountant
         Berfungsi mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
h.     Server
         Berfungsi untuk menyediakan layanan yang sering dibutuhkan pengguna, baik secara eksplisit maupun implisit, seperti mekanisme akses file.

3.     Sasaran Sistem Operasi
            Sistem operasi memiliki tiga sasaran utama, yaitu kenyamanan, efisien, serta mampu berevolusi.

4.     Macam-Macam Sistem Operasi
            Sistem operasi berdasarkan basisnya terdapat dua jenis, yaitu sebagai berikut.
a.     Sistem operasi berbasis grafis /GUI (graphical user interface)
      Sistem operasi berbasis GUI artinya user dapat berinteraksi dengan sistem operasi melaluli gambar-gambar/symbol-simbol.
Contoh sistem operasi berbasis GUI.
1)    Windows
            Windows merupakan sebuah sistem operasi namun masih bekerja dibawah kendali DOS. Kelebihan windows dibandingkan dengan DOS adalah kemampuannya untuk melakukan beberapa program secara serempak dalam bentuk jendela yang dapat di pindah dari satu program ke program lainnya (Multitasking).
            Jenis-jenis sistem operasi Windows antara lain sebagai berikut.
a)     Microsoft Windows 98
     Windows 98 adalah pengembangan produk-instal Microsoft hasil evolusi dari sistem operasi Windows untuk komputer pribadi. Windows 98 awalnya memiliki kode nama “Memphis” selama perkembangannya dan kemudian disebut “Windows 97”.
b)    Windows XP
c)     Windows Vista
     Windows vista merupakan sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC).
d)    Windows 7
     Windows 7 sebelumnya dikenal dengan sebuan blackcom dan Vienna. Windows ini memiliki kennel NT versi 6.2 SP2 dari Windows server 2008.
2)    Macintosh
            Macintosh pertama kali di keluarkan pada bulan Januari 1984. Macintosh operating system (MAC OS) merupakan sistem operasi komputer yabg di buat oleh Apple. Macintosh OS merupakan  OS pertama yang menggunakan GUI (graphical user interface).
3)    Linux
            Linux adalah sistem operasi untuk PC yang bekerja secara multitasking.
b.     Sistem operasi berbasis teks disebut CUI (character user interface)
Sistem operasi berbasis text artinya user berinteraksi dengan sistem yang menggunakan perintah-perintah yang berupa teks. Contoh dari CUI yaitu sebagai berikut.
1)    DOS (disk operating system)
            DOS adalah sistem operasi yang menggunakan karakter-karakter teks (Character user interface).
2)    Unix
            Unix merupakan sistem operasi berbasis jaringan yang di keluarkan tahun 1960 dan merupakan sistem operasi tertua. Bagian dari Unix, yaitu Unix, OpenBSD, dan FreeBSD. Unix pada dasarnya merupakan sistem operasi yang bersifat fortable (tidak tergantung pada perangkat dasar tertentu).

5.     Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Sistem Operasi
a.     Dukungan terhadap aplikasi.
b.     Kemampuan penyesuaian terhadap hardware atau peripheral baru.
c.      Mudah dalam instalasi.
d.     Memiliki keamanan tinggi.
e.     Menyediakan antarmuka yang mudah.
f.       Dana yang dimiliki.

6.     Penanganan Sistem Operasi
a.     Multiprogramming, yaitu metode yang memungkinkan dua buah program atau lebih di jalankan secara serentak dalam sebuah komputer dan berbagai sumber daya dalam waktu yang berlainan.
b.     Multitasting, yaitu kemampuan yang memungkinkan seorang pemakai menjalankan sebuah program dalam waktu yang sama.
c.      Penyimpanan virtual, yaitu suatu metode yang menangani sejumlah program dengan membagi program-program tersebut kebagian yang lebih kecil dan berukuran sama.
d.     Time sharing, metode ini memungkinkan sejumlah pemakai dapat berinteraksi dengan proses yang dibuatnya secara bergantian dalam jumlah waktu yang sama.
e.     Multiprocessing, kemampuan sistem operasi yang menjalankan dua atau lebih intruksi secara serentak dengan menggunakan sejumlah CPU dalam sebuah komputer.

7.     Proses Booting
        Booting adalah suatu proses yang terjadi saat seseorang menyalakan suatu komputer.
a.     Setelah diaktifkan semua register prosesor di setting kosong dan prosesor di setting reset.
b.     Address 0xFFFF di-load di segmen kode (code segment)
c.      Saat terjadi proses booting secara umum program bios terpanggil.
d.     BIOS akan melakukan proses yang di sebut POST.
e.     BIOS akan mencari sistem operasi, memuatnya di memori dan mengeksekusinya.
f.       Dengan merubah set up BIOS dapat menentukan agar BIOS mencari sistem operasi.
g.     Proses loading sistem operasi.

8.     Prosedur Mengaktifkan Sistem Komputer
a.     Pastikan semua perangkat komputer (CPU, monitor, printer, mouse) telah terhubung pada terminalnya masing-masing.
b.     Sambungkan kabel power monitor, CPU, dan printer ke stop kontak atau sumber tegangan listrik PLN.
c.      Aktifkan CPU, monitor, maupun printer dengan menekan tombol power pada ketiga perangkat tersebut.
d.     Tunggu beberapa saat  sampai pada layar monitor muncul tampilan desktop.
e.     Lakukan langkah selanjutnya sesuai dengan program yang diinginkan dengan cara meng-klik mouse pada menu yang ada pada tampilan desktop.
          Ada tiga hal mengenai pengoperasian pada tingkat dasar, yaitu penggunaan menu pull-down, menu cascading, menu pop-up.
a.     Menu Pull Down
    Menu pull down adalah menu yang muncul pada saat klik bagian tertentu akan muncul kebawah atau ke atas.
b.     Menu Cascading
    Menu cascading adalah menu sekunder atau lanjutan yang muncul pada saat memilih bagian utama .
c.      Menu Pop-up
    Menu pop-up adalah menu yang dapat muncul dan dapat di sembunyikan atau on-of, caranya dengan mengklik tombol kanan mouse.

9.     Perbedaan Antara OS dan BIOS
        BIOS adalah software kecil yang ditanam/disimpan dalam sebuah memori ROM dengan jenis EPROM atau EEPROM. Sumber informasi yang diperoleh pada BIOS dapat diperoleh berasal dari beberapa sumber, yaitu sebagai berikut.
a.     ROOM Motherboard
b.     ROM Card Adapter (seperti pada soundcard, video card)
c.      Di load kedalam RAM dari disk (devica driver)
        BIOS ROM Motherboard paling sering dikaitkan dengan hardware daripada software. Bisa dikatakan BIOS adalah software yang mampu mengendalikan hardware secara langsung.
        Sedangkan sistem operasi adalah sebuah perangkat lunak sistem yang dapat mengatur dan mengendalikan perangkat keras tentunya. Sistem operasi tidak dapat langsung bisa mengendalikan perangkat keras tanpa ada informasi yang diperoleh dari BIOS.
        BIOS memiliki tingkatan paling bawah sebelum hardware, dan OS memiliki tingkatan diatas BIOS. Dengan adanya BIOS, OS dapat mengontrol, menyimpan data, inputn dan output dari suatu perangkat ke perangkat lainnya..
        Berikut perbedaan antara OS dan BIOS secara rinci.
BIOS (basic input output system) berfungsi :
a.     Deteksi dan konfigurasi media penyimpanan standar (hardisk,dan lain-lain).
b.     Melakukan power on self test (POST) device.
c.      Mendeteksi dan menentukan letak sistem operasi (OS).
d.     Mengatur waktu.
e.     Mendeteksi dan mengatur port yang terpasang pada motherboard.
f.       Mendeteksi dan melakukan pengaturan frekuensi kerja pada prosesor.
g.     Proteksi untuk keamanan PC.
OS (sistem operasi) berfungsi :
a.     Sebuah program yang mengatur perangkat keras komputer.
b.     Menyediakan landasan untuk aplikasi yang berada di atasnya.
c.      Bertindak sebagai penghubung angtara para pengguna dengan perangkat keras.
d.     Sistem operasi bertugas untuk mengendalikan serta mengkoordinasikan penggunaan perangkat keras untuk berbagi program aplikasi untuk bermacam-macam pengguna.
V